Pages

pilipuslaia.blogspot.com

SELAMAT DATANG DI BLOGSPOT PILIPUS LAIA FANDROS

Diberdayakan oleh Blogger.

Sabtu, 21 April 2012

PENGENALAN PERATOR DASAR


PENGENALAN OPERATOR DASAR

by bahtiar p on Nop.14, 2011, under komputer
Yaps,…..
ketemu lagi dengan kita[wah lagi-lagi ketemu lagi, bosen dah L], sekarang kita bawa pembahasan yang berbeda bung kita bahas bahasa pemrogaman menggunakan database sql shell tentang pengenalan operator dasar Pemrogaman :-)
oke langsung aja kita mulai pembahasan ya J
  1. Tampilkan data mahasiswa dengan nama dari kolomnya berupa nomor identitas, nama depan, nama belakang.
  2. Tampilkan nama mahasiswa fakultas saintek yang berjenis kelamin laki-laki.
  3. Suatu tabel mahasiswa terdapat 10 baris data mahasiswa. Tampilkan data mahasiswa dari nomor 3 sampai dengan 5.
  4. Tampilkan semua data mahasiswa yang namanya mempunyai awalan huruf “a”.
  5. Tampilkan semua data mahasiswa yang namanya mempunyai akhiran “o” dan huruf ke-3 dari nama tersebut terdapat huruf “i”.
  6. Tampilkan nomor fakultas di tabel mahasiswa dengan nomor harus tidak ada yang sama dari baris pertama sampai akhir.
  7. Tampilkan data mahasiswa setidaknya 3 baris.
  8. Tampilkan data mahasiswa dengan persyaratan, jika jenis kelaminnya “L” maka tertulis laki-laki dan bila “P” maka tertulis perempuan.
  9. Buatlah tabel dengan nama organ_dalam dan organ_luar sebagai berikut :
Tampilkan data dari kedua tabel tersebut menggunakan UNION

EXCEPT,

dan INTERSECT

FUNGSI DAN PL/SQL


FUNGSI DAN PL/SQL

by bahtiar p on Des.18, 2011, under komputer
Berikut ini merupakan Laporan Praktikum DBD 7 yang membahas tentang FUNGSI DAN PL/SQL). Untuk lebih jelas mengetahui apa itu FUNGSI DAN PL/SQL), mari kita pelajari pejelasan teori dibawah ini :
Pendukung Fungsi
PostgreSQL memiliki fungsi yang dapat mengubah suatu nilai dalam suatu kolom atau baris menjadi huruf besar. Fungsi tersebut bernama upper(nama_kolom), berfungsi memanggil fungsi upper dengan nama_kolom sebagaii argumen sehingga menghasilkan nilai pada kolom dalam huruf besar. Berikut Struktur SQL untuk menampilkan data dalam huruf besar semua :
SELECT upper ([nama kolom]) FROM [nama tabel];
Berikut struktur SQL untuk menampilkan data dimana huruf pertama saja yang besar :
SELECT initcap ([nama kolom]) FROM [nama tabel];
=======================================
Fungsi
Fungsi SQL adalah sebuah kumpulan query, biasanya query yang detail dan panjang yang dibungkus menjadi satu dan disimpan dalam database dan kemudian apabila diperlukan hanya tinggal mengaksesnya tanpa mengetikan query detail.
Ada beberapa konsep yang menarik dari fungsi antara lain:
• Bahasa yang dip akai dapat didefenisikan sendiri dengan tersedianya parameter LANGUAGE, tanpa harus mengkompilasi ulang PostgreSQL.
•   Kita dapat membuat dua buah fungsi dengan nama yang sama namun parameter masukkannya yang berbeda, baik tipe data maupun jumlahnya.
Selain itu ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam membuat fungsi antara lain:
• Nama Fungsi
• Nomor dari fungsi argument
• Tipe data dari setiap argument
• Tipe dari hasil fungsi
• Fungsi action
• Bahasa yang digunakan oleh fungsi action.
Berikut contoh sederhana pembuatan fungsi SQL untuk perkalian dari tiga inputan :
db_personal=> CREATE FUNCTION perkalian (FLOAT, FLOAT, FLOAT)
db_personal-> RETURNS FLOAT
db_personal-> AS ‘SELECT ($1 + $2) * $3;’
db_personal-> LANGUAGE ’sql’;
CREATE

db_personal=> SELECT perkalian (10,10,10);
perkalian
———–
200
(1 row)
====================================
Fungsi PL/SQL
PL/PGSQL merupakan bahasa yang lain untuk membuat sebuah fungsi, biasanya bahasa ini digunakan untuk menangani fungsi yang lebih kompleks. Pl/pgsql sudah terdapat dalam instalasi PostgreSQL, namun kita perlu mendaftarkannya pada masing-masing database yang akan menggunakannya. Untuk itu kita perlu menginstal pl/pgsql pada database yang diinginkan. Langkah-langkah di linux yang dilakukan adalah;
-          Masuklah terlebih dahulu sebagai postgres superuser dan dari prompt pgsql ketikkan perintah createlang plpgsql nama_database, berikut contoh urutan penginstalannya:
[root@localhost root]# su postgres
[postgres@localhost root]$ cd
[postgres@localhost pgsql]$
-          Untuk melihat opsinya dengan jelas dapat dilihat pada help-nya pada prompt dengan perintah createlang -?
$ createlang -?
createlang installs a procedural language into a PostgreSQL database.
Usage:
createlang [options] [langname] dbname
Options:
-h, –host=HOSTNAME Database server host
-p, –port=PORT Database server port
-U, –username=USERNAME Username to connect as
-W, –password Prompt for password
-d, –dbname=DBNAME Database to install language in
-L, –pglib=DIRECTORY Find language interpreter file in
DIRECTORY
-l, –list Show a list of currently
installed languages
If ‘langname’ is not specified, you will be prompted interactively.
A database name must be specified.
Report bugs to <pgsql-bugs@postgresql.org>.
Kemudian gunakan perintah createlang plpgsql coba untuk melakukan penginstalan, disini coba merupakan nama database yang dituju untuk menginstal language plpgsql. Artinya kita menginstal plpgsql pada database coba.
$ createlang plpgsql db_personal
perintah di bawah ini untuk menampilkan language yang telah terinstal, hasil yang ditampilkan kolom trusted adalah “t” (true) artinya fungsi yang menggunakan language plpgsql dapat dijalankan.
$ createlang -l db_personal
Procedural languages
Name | Trusted? | Compiler
————+————–+——————-
plpgsql | t | PL/pgSQL
(1 row)
ada beberapa faktor yang harus diperhatikan pada bahasa ini antara lain :
• DECLARE mendeklarasikan variabel yang digunakan dalam fungsi
• SELECT INTO sebuah form spesial (khusus) dari SELECT yang memperbolehkan hasil query menempati ke dalam variabel.
• RETURN Exit dan merupakan hasil value dari fungsi
Berikut ini implementasi dari contoh penggunaan fungsi dengan bahasa PLPGSQL:
db_personal=> CREATE FUNCTION nama_kota (text)
db_personal-> RETURNS text
db_personal-> AS ‘DECLARE hasil TEXT;
db_personal’> BEGIN
db_personal’> SELECT INTO hasil CAST(kota AS TEXT)
db_personal’> FROM identitas
db_personal’> WHERE state = $1;
db_personal’> RETURN hasil;
db_personal’> END;’
db_personal-> LANGUAGE ‘plpgsql’;
CREATE

db_personal=> SELECT nama_kota (‘YK’);
nama_kota
—————–
Yogya
(1 row)
db_personal=> SELECT nama_kota (‘MG’);
nama_kota
——————–
Mangga Dua
-          (1 row)
=========================================
Triger
Trigger digunakan untuk menyisipkan sebuah fungsi pada saat suatu record di-INSERT, UPDATE dan DELETE. Trigger sangat ideal untuk mengecek atau memodifikasi sebuah data pada kolom sebelum dimasukkan ke dalam database, sehingga sebuah fungsi dapat dipanggil setiap saat secara otomatis ketika sebuah row akan dimodifikasi. Ciri khas dari fungsi yang diperuntukkan untuk trigger adalah menghasilkan output bertipe OPAQUE. Tipe opaque adalah sebuah tipe yang menginformasikan pada database bahwa fungsi tersebut tidak menghasilkan satu dari tipe data yang ditetapkan SQL dan tidak secara langsung dapat digunakan dalam statemen SQL. Language (bahasa) PL/PGSQL dapat digunakan untuk trigger procedure, fungsi untuk trigger ini memiliki beberapa variabel khusus yang terdeklarasi secara otomatis.
Variabel tersebut antara lain:
• NEW: Variabel yang berisi nilai baru suatu record pada saat INSERT atau UPDATE, bertipe RECORD.
• OLD: Variabel yang berisi nilai lama suatu record pada saat UPDATE atau DELETE, juga bertipe RECORD.
Berikut ini beberapa contoh penggunaan fungsi sebagai trigger procedure:
Contoh : trigger berikut ini memastikan isi field atau kolom nama pada tabel anggota selalu huruf besar, langkah pertama buatlah fungsinya terlebih dahulu :
db_personal=> CREATE FUNCTION tes_trigger()
db_personal-> RETURNS opaque
db_personal-> AS ‘BEGIN
db_personal’> NEW.nama := UPPER(NEW.nama);
db_personal’> RETURN NEW;
db_personal’> END;’
db_personal-> LANGUAGE ‘plpgsql’;
CREATE
kemudian lanjutkan dengan pembuatan trigger yang berfungsi untuk memanggil fungsi secara otomatis ketika kita melakukan INSERT ataupun UPDATE pada tabel anggota.
db_personal=> CREATE TRIGGER tes1_trigger
db_personal-> BEFORE INSERT OR UPDATE
db_personal-> ON anggota
db_personal-> FOR EACH ROW
db_personal-> EXECUTE PROCEDURE tes_trigger();
CREATE
cobalah INSERT beberapa data ke dalam tabel anggota:
db_personal=> INSERT INTO anggota (id, nama)
db_personal-> VALUES (26, ‘andhie’);
INSERT 70831 1
db_personal=> INSERT INTO anggota
db_personal-> VALUES (83, ‘rWatia’);
INSERT 70832 1
tampilkan isi dari tabel anggota, hasilnya seperti pada tabel di bawah ini. Jadi setiap data yang kita INSERT walaupun dalam penulisannya menggunakan huruf kecil namun secara otomatis trigger akan memanggil fungsi yang bertugas untuk mengganti setiap data yang masuk agar hasilnya nanti selalu menjadi huruf besar:
db_personal=> SELECT * FROM anggota;
id | nama
——–+————-
26 | ANDHIE
83 | RWATIA
(2 rows)

Rabu, 18 April 2012

KONSEP DAN SEJARAH INTERNET

Konsep Internet
Internet adalah kumpulan atau jaringan dari jaringan komputer yang ada di seluruh dunia. Dalam hal ini komputer yang sebelumnya stand alone kini dapat berhubungan langsung dengan host-host atau kompter-komputer yang lainnya.
Definisi lainnya adalah, internet bagaikan sebuah kota elektronik yang sangat besar di mana setiap penduduk memiliki alamat (internet address) yang dapat digunakan untuk berkirim surat atau informasi. Jika penduduk itu ingin berkeliling kota, cukup dengan menggunakan komputer sebagai kendaraan. Jaringan jalanya bertempu di atas sarana atau media telekomunikasi. jalur lambatnya menggunakan line telepon, dan jalur cepatnya bisa menggunakan leased line atau ISDN.
Selai itu ada definisi lain bahwa internet adalah jaringan komputer (interconnected network) di seluruh dunia, yang berisikan tentang informasi dan juga merupakan sarana komunikasi data (suara, gambar, vidio, dan teks). informasi ini dibuat oleh penyelenggara atau pemilik jaringan komputer tersebut atau dibuat oleh pemilik informasi yang menitipkan informasinya kepada pemilikjaringan komputer yang tersambung ke jarigan.

Sejarah Internet
Sebelum internet ada, ARP Anet (US defense Advanced Research Project Agency) atau departemen pertahanan Amerika pada tahun 1969 membuat jaringan komputer yang tersebar untuk menghindarkan terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan. Jadi, bila satu bagian dari  sambungan networkterganggu oleh serangan musuh, jalur yang melalui sambungan itu secara otomatis dipindahkan kesambungan lainnya. Setelah itu internet digunakan oleh kalangan Akademisi (UCLA) untuk kepentingan penelitian dan pengembangan teknologi. baru setelah itu, pemerintah Amerika Serikat memberikan izin kearah Komersial pada tahu 1990.


Konsep internet,Sejarah internet,Fungsi internet,Dampak penggunakan internet,Etika berinternet (nettique)

by bahtiar p on Agu.20, 2011, under komputer
Dalam menjelajahi dan memanfaatkantekhnologi internet, kita akan berhadapan dengan komunitas dunia maya atau internet[cyber space],yang keberadaannya hamper sama dengan komunitas dunia nyata yangkia jalani saat ini. Dunia internet[cyber space] juga memiliki data komunikasi seperti :berbagi jenis data berupa video, audio, video. secara umum data klomunikasi ini memiliki sisi positif yang memberikan informasi sangat bermanfaat untuk dunia ilmu pengetahuaan,bisnis,dan lainnya. Sisi negatifnya akan menyebabklan kesesatan dan kerusakan diri sendiri atau masyarakat.jenis data komunikasi itu tergantung pada niat dan tujuan pengguna [user] internet,karena diunia internet sama sekali tidak da control /pengawasan yang mengikat dan semuanya serba bebas.hanya etika.mental,dan keimanan masing-masing individu yang mampu menentukan norma-normanya.
Didalam  bab ini dibahas beberapa hal yang paling mendasar dari tekhnologi internet yang perlu diketahui para pengguna[user]internet.kami berharap dengan adanya tulisan ini dapat memahami dan mengoprasikan tekhnologi internet.
1.konsep internet
Internet adalah kumpulan komunikasi computer antar satu wilayah dan wilayah yanglainnya diseluruh dunia.saling terhubung dan saling berkomunikasi yang diatur oleh protocol.dengan kata lain,internet adalah sala satu media komunikasi berupa data, dilakukan umumnya secara tertulis atau melalui video-video,tanpa perlu dilakukan secra bersamaan  antara pengirim dan penerima. Internet merupakan kumpulan jaringan komunikasi computer yang ada diseluruh dunia.dalam hal ini komputeryang dahulunya stand alone,maka dengan kemajuan tekhnologi perangkat keras dan lunak computer maka saat ini dapat  berhubungan  langsung dengan komunikasi komputer ditempat lain seluruh dunia ini,dengan internet.
Internet  juga bias dianalogikan sebagai sebuah komunitas “kota elektronik” yang sangat besar,yang memungkinka setiap penduduk memiliki alamat [Internet Address] digunakan untuk berkirim surat atau mendapatkan/saling bertukar informasi.jika pendudk itu ingin berkeliling kota cukup dengan menggunakan komputer sebagai kendaraan ,melalui jalan, berupa jaringan kabel atau gelombang udara/wave melalui frekuensi radio tertentu untk menuju tempat yang diinginkan.
Adapun macam-macam network adalh seagai berikut  :
1.Local Area Network (LAN)
Merupakan suatu jaringan computer yang masih berada dalam satu gedung au ruangan seperti digunakan dirumah,Perkantoran,Industry,Akademi,dll.
2.Metropolitan Area Network (MAN)
Merupakan pengmbangandari Local Area Network jaringan komputer ini terdiri dari beberapa jaringan LAN yang saling berhubungan letak jaringan ini bias saling berjuhan. MAN merupakan jaringan komputer yang biasanya mencakup sebuah kota atau kampus besar.
3.Wide Area Network(WAN)
Merupakan  jaringan komputer yang mencakup area yang besar misalnya jaringan komputer antar wilayah,kota bahkan antar Negara.WAN digunakan sebagai  penghubung jaringa local yang satu dengn jaringan local yang lain,sehingga pengguna atau komputer di lokasi yang satu dapat berkomunikasi dengan pengguna dan komputer dilokasi lain.
4.Intranet
Intranet merupakan jaringan komputerberbasis protokol TCP/IP yan hanya bias diakses dalam internal perusahaan, kantor, sekolah, kampus, waroeng Internet[warnet].
5.Internet
Internet merupakan   jaringan komputer (Internet Network).diseluruh dunia,yang berisikan  informasi dan juga merupakan sarana komunikasi data   (data, suara, gambar, video, text).Data informasi ini dibuat oleh penyelenggara atau pemilik jaringan masing-masing komputer,atau dibuat oleh pemilik data informasi yang menitipkan nformasinya kepada pemilik jaringan komputer yang tersambungkan ke network.

2.Sejarah internet
Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat di tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon. Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).
Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.
Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu di tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.
Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu “MILNET” untuk keperluan militer dan “ARPANET” baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.
3.Fungsi internet
`               Internet saat ini banyak fungsinya dan sangat membantu pekerjaan manusia diantaranya  dalam bidang : (bisnis, akademis, pemerintahan, organisasi, dan lain sebagainya), antara lain:
  1. Informasi  yang didapatkan lebih cepat dan murah, melalui :
+ Email (Elektronic Mail)
+WWW (World Wide Web)
  1. Mengurangi biaya kertas dan biaya distribusi, contoh :
+koran masuk internet
+majalah ,brosur, dan lain sebagainya
  1. Sebagai media promosi,contoh :
+Image Company
+pengenalan dan Pemesanan produk
  1. Komunikasi Interaktif
+video Conferencing
+Voice Over Internet Protocol (suara yang memungkinkan percakapan suara jarak jauh melalui media internet)
  1. Sebagai alat Research  and Development
  2. Sebagai sarana pendidikan atau E-learning.
  3. E-commerce,yaitu perdagangan atau bisnis lewat Internet, Seperti penjualan produk.
  4. Banking, seperti internet banking,klikbca dari bank BCA dan lain sebagainya.
Dampak Positif:
1. Internet sebagai media komunikasi, merupakan fungsi internet yang paling banyak digunakan dimana setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna lainnya dari seluruh dunia.
2. Media pertukaran data, dengan menggunakan email, newsgroup, ftp dan www (world wide web – jaringan situs-situs web) para pengguna internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah.
3. Media untuk mencari informasi atau data, perkembangan internet yang pesat, menjadikan www sebagai salah satu sumber informasi yang penting dan akurat.
4. Kemudahan memperoleh informasi yang ada di internet sehingga manusia tahu apa saja yang terjadi.
5. Bisa digunakan sebagai lahan informasi untuk bidang pendidikan, kebudayaan, dan lain-lain
6. Kemudahan bertransaksi dan berbisnis dalam bidang perdagangan sehingga tidak perlu pergi menuju ke tempat penawaran/penjualan.
Dampak Negatif
Pornografi
Anggapan yang mengatakan bahwa internet identik dengan pornografi, memang tidak salah. Dengan kemampuan penyampaian informasi yang dimiliki internet, pornografi pun merajalela.Untuk mengantisipasi hal ini, para produsen ‘browser’ melengkapi program mereka dengan kemampuan untuk memilih jenis home-page yang dapat di-akses.Di internet terdapat gambar-gambar pornografi dan kekerasan yang bisa mengakibatkan dorongan kepada seseorang untuk bertindak kriminal.Violence and Gore
Kekejaman dan kesadisan juga banyak ditampilkan. Karena segi bisnis dan isi pada dunia internet tidak terbatas, maka para pemilik situs menggunakan segala macam cara agar dapat ‘menjual’ situs mereka. Salah satunya dengan menampilkan hal-hal yang bersifat tabu.
Penipuan
Hal ini memang merajalela di bidang manapun. Internet pun tidak luput dari serangan penipu. Cara yang terbaik adalah tidak mengindahkan hal ini atau mengkonfirmasi informasi yang Anda dapatkan pada penyedia informasi tersebut.
Carding
Karena sifatnya yang ‘real time’ (langsung), cara belanja dengan menggunakan Kartu kredit adalah carayang paling banyak digunakan dalam dunia internet. Para penjahat internet pun paling banyak melakukan kejahatan dalam bidang ini. Dengan sifat yang terbuka, para penjahat mampu mendeteksi adanya transaksi (yang menggunakan Kartu Kredit) on-line dan mencatat kode Kartu yang digunakan. Untuk selanjutnya mereka menggunakan data yang mereka dapatkan untuk kepentingan kejahatan mereka.
Perjudian
Dampak lainnya adalah meluasnya perjudian. Dengan jaringan yang tersedia, para penjudi tidak perlu pergi ke tempat khusus untuk memenuhi keinginannya. Anda hanya perlu menghindari situs seperti ini, karena umumnya situs perjudian tidak agresif dan memerlukan banyak persetujuan dari pengunjungnya.1. Mengurangi sifat sosial manusia karena cenderung lebih suka berhubungan lewat internet daripada bertemu secara langsung (face to face). 2. Dari sifat sosial yang berubah dapat mengakibatkan perubahan pola masyarakat dalam berinteraksi. 3. Kejahatan seperti menipu dan mencuri dapat dilakukan di internet (kejahatan juga ikut berkembang).
Bisa membuat seseorang kecanduan, terutama yang menyangkut pornografi dan dapat menghabiskan uang karena hanya untuk melayani kecanduan tersebut
NETIQUETTE adalah etika berinternet. Aslinya dua kata yang dijadikan satu, yakni networks dan etiquette. Sebelum internet lahir, kata netiquette tentu belum ada. Orang mengartikan sebagai berprilaku sesuai etiket saat tersambung ke jaringan internet, entah itu saat kita berinteraksi di forum, mailing list, maupun blog. Ternyata, ada etiket yang sejatinya harus dipegang oleh siapapun yang sedang berada di jaringan internet saat mereka berinteraksi. Bagaimana rupa netiquette itu? Prinsipnya sama seperti etiket atau sopan santun pada umumnya, hanya saja ranahnya di dunia maya!
Dengan sangat menyesal, sore tadi kami harus menghapus (delete) sebuah komentar seorang pembaca Kompasiana yang sangat tidak bernetiket, tidak ada sopan-santunnya! Memberi komentar atau menanggapi tulisan boleh-boleh saja, sebab itu cermin demokratisasi. Tetapi bila komentar disampaikan secara tidak sopan, kasar, sarkastis, nyinyir, mendiskreditkan penulis, dan “nggak nyambung”, kami tidak akan memoderasinya (menayangkannya). Kalaupun sudah tayang seperti kasus tadi, kami tidak segan untuk menghapusnya!
Seorang pembaca Kompasiana (tidak usah kami sebutkan identitasnya), mengomentari postingan Budiarto Shambazy berjudul Chicago 4 November 2008. Anehnya, komentar yang disampaikan bukan pada masalah yang ditulis, akan tetapi mengomentari penulisnya secara tidak proporsional. Sang penulis menjadi obyek serangan cacimaki. Sangat tidak bernetiket, jauh dari sikap terpelajar, seakan-akan tidak ada seorangpun yang mengajarinya peradaban.
Sopan santun di dunia maya sama saja seperti di dunia nyata, harus berpegang pada etiket. Masak kepada orang yang belum kenal langsung memaki-maki, di depan umum lagi!
Kompasiana adalah blog publik, dimana setiap tulisan maupun komentar dimungkinkan untuk ditayangkan, dibaca dan sekaligus dikomentari khalayak banyak. Saat pesta blogger berlangsung, Sabtu 22 November lalu, Kompasiana mulai membuka registrasi lengkap dengan tata-caranya bagi mereka yang berniat untuk menjadi penulis Kompasiana. Mengapa registrasi diberlakukan? Ini semata-mata agar penulis Kompasiana bukanlah anonimi alias “siluman”, tetapi orang yang berani menunjukkan identitasnya secara jelas, bahkan berani menampilkan foto dirinya sendiri!
Selama ini pembaca yang menukilkan komentar pada postingan tertentu tidak diharuskan melakukan registrasi. Dibiarkan bebas begitu saja, meski pada akhirnya harus dimoderasi. Mungkin ada baiknya juga jka si pemberi komentar pun kelak harus melakukan registrasi agar menjadi anggota Kompasiana terlebih dahulu. Tentu saja sikap ini harus diambil karena kita ingin menciptakan komunitas dengan identitas jelas, bukan mereka yang menyembunyikan identitas karena mungkin kurang percaya diri.
Kita ingin dan mendambakan komunitas yang berani berpendapat, bertanggung jawab atas apa yang ditulisnya, dan tetap memegang etiket bergaul di internet. Namun di sisi lain, Kompasiana tetap terbuka untuk dibaca dan dipetik manfaatnya oleh siapapun!

Rabu, 14 Maret 2012

SEJARAH JARINGAN KOMPUTER
    Konsep jaringan komputer lahir pada tahun 1940-an di Amerika dari sebuah proyek pengembangan komputer MODEL I di laboratorium Bell dan group riset Harvard University yang dipimpin profesor H. Aiken. Pada mulanya proyek tersebut hanyalah ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang harus dipakai bersama. Untuk mengerjakan beberapa proses tanpa banyak membuang waktu kosong dibuatlah proses beruntun (Batch Processing), sehingga beberapa program bisa dijalankan dalam sebuah komputer dengan dengan kaidah antrian.
    Ditahun 1950-an ketika jenis komputer mulai membesar sampai terciptanya super komputer, maka sebuah komputer mesti melayani beberapa terminal (lihat Gambar 1) Untuk itu ditemukan konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System), maka untuk pertama kali bentuk jaringan (network) komputer diaplikasikan. Pada sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah host komputer. Dalam proses TSS mulai nampak perpaduan teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi yang pada awalnya berkembang sendiri-sendiri.
Gambar 1 Jaringan komputer model TSS
    Memasuki tahun 1970-an, setelah beban pekerjaan bertambah banyak dan harga perangkat komputer besar mulai terasa sangat mahal, maka mulailah digunakan konsep proses distribusi (Distributed Processing). Seperti pada Gambar 2, dalam proses ini beberapa host komputer mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa terminal yang tersambung secara seri disetiap host komputer. Dala proses distribusi sudah mutlak diperlukan perpaduan yang mendalam antara teknologi komputer dan telekomunikasi, karena selain proses yang harus didistribusikan, semua host komputer wajib melayani terminal-terminalnya dalam satu perintah dari komputer pusat.
Gambar 2 Jaringan komputer model distributed processing
    Selanjutnya ketika harga-harga komputer kecil sudah mulai menurun dan konsep proses distribusi sudah matang, maka penggunaan komputer dan jaringannya sudah mulai beragam dari mulai menangani proses bersama maupun komunikasi antar komputer (Peer to Peer System) saja tanpa melalui komputer pusat. Untuk itu mulailah berkembang teknologi jaringan lokal yang dikenal dengan sebutan LAN. Demikian pula ketika Internet mulai diperkenalkan, maka sebagian besar LAN yang berdiri sendiri mulai berhubungan dan terbentuklah jaringan raksasa WAN.